KESUKARAN MENDAHULUI KEBERHASILAN
Orang jahat terjerat oleh pelanggaran bibirnya, tetapi orang benar dapat keluar dari kesukaran. (Amsal 12:13)
Ayat Bacaan :
Amsal 12:1-38
Beberapa tahun silam seorang ayah bekerja keras mengelola tanah seluas beberapa hektar untuk ditanami cengkeh. Ia mencari bibit cengkeh, menanam dan menyiramnya setiap hari. Tantangan terberat yang ia hadapi adalah musim kemarau yang datang sementara cengkeh-cengkeh itu masih berupa tanaman yang kecil-kecil. Ia harus bekerja ekstra menyirami cengkeh-cengkeh tersebut walaupun akhirnya banyak juga yang mati kekeringan. Dengan tekun ia menanam kembali dan merawatnya setiap hari. Sepanjang hidupnya hingga akhir ajal menjemput, tanaman cengkeh itu belum menghasilkan sama sekali. Namun bebarapa tahun kemudian, tanaman cengkeh tersebut mulai berbunga. Dalam waktu yang tidak lama, anak-anaknya yang mulai beranjak dewasa dapat menikmati hasil yang tidak sedikit dari kebun cengkeh yang mengantar mereka pada keberhasilan.
Mereka meraih sukses karena ayah mereka telah lebih dulu menjalani kesukaran di dalam usahanya merawat tanaman cengkeh tersebut. Benarlah apa yang dikatakan oleh Tudson bahwa keberhasilan sangat berhubungan dengan kesukaran. Hampir semua orang yang sudah mencapai kesuksesan mengakui bahwa mereka telah melalui perjuangan panjang yang melelahkan tetapi berhasil karena tekun dan sabar menanti sebuah hasil yang baik..
Pro & Biz, kesulitan hidup hanyalah salah satu ruas jalan yang harus dilalui oleh siapa saja yang ingin menemukan keberhasilan dan mencapai tujuan hidupnya. Karena itu, hadapilah satu per satu kesulitan dan tantangan itu, dan Anda pun akan sukses dan keluar sebagai pemenang.
SEKIRANYA ANDA MENEMUKAN JALAN YANG TIDAK PUNYA RINTANGAN
MUNGKIN IA TIDAK MEMBAWA ANDA KE MANA-MANA