ARTICLE

3 Anointing @ WORK -3 PENGURAPAN di DUNIA KERJA

3 Anointing @ work
PENGURAPAN di DUNIA KERJA

Marketplace ministers, mungkin belum semua Anda memahami arti kata PENGURAPAN. Yang pasti, PENGURAPAN tidak ada hubungannya dengan makanan seperti ketan urap atau sejenisnya! Dalam terminologi kristiani, PENGURAPAN atau anointing, berarti kemampuan ilahi yang memampukan seseorang yang menerimanya untuk melakukan kehendakNya. PENGURAPAN itu tersedia bagi umat-Nya – termasuk bagi Anda yang melayani pekerjaanNya di dunia kerja. Tanpa menyadari otoritas PENGURAPAN itu, kita umat-Nya di dunia kerja, tidak beda dengan pelaku dunia kerja yang lainnya, yaitu bekerja semata-mata dengan kekuatan sendiri, spekulatif, untung-untungan, membanting tulang dan memeras keringat… sebab kutuk dosa.

Namun setelah Tuhan Yesus menebus dan memulihkan kita, Tuhan juga memulihkan konsep bekerja. Di Taman Eden, sebenarnya Tuhan memperkenalkan bekerja sebagai worship, dengan otoritas PENGURAPAN untuk memelihara ciptaanNya.

Simak kitab KEJADIAN, dan mari kita melihat 3 (tiga) macam PENGURAPAN yang tersedia bagi kita:

1 . The Anointing To Create
PENGURAPAN UNTUK MENCIPTA

Dahsyat! Alkitab berkata kita dicipta sebagai ‘the image of God’, yakni dengan DNA-ilahi Allah Sang Pencipta. Dengan cara bagaimana Allah mencipta (bara, 6rk), menjadikan yang tidak menjadi ada? Dengan berfirman. Sebelum Ia mengucapkan firman, nothing happened… dan setelah Ia memperkatakan firman, something happened!

“Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. Berfirmanlah Allah: “Jadilah terang”. Lalu terang itu pun jadi. (Kejadian 1:2-3)

Selanjutnya Allah sempat meng-coach Adam untuk menggunakan cara yang sama, ketika kepadanya diperhadapkan segala jenis mahluk ciptaan untuk diberinya sebutan nama. Alkitab berkata, sebagaimana manusia itu menyebut nama mereka, demikianlah mereka (Kejadian 2:19).

Sesungguhnya, ada daya cipta dalam perkataan kita!

Tidakkah Anda antusias untuk mencoba? Sekarang, ucapkanlah firman Tuhan. Ketika pendengaran Anda mendengarnya, iman itu datang; Dan iman selalu mengalahkan dunia. Menjadikan yang tidak ada menjadi ada!

2 . The Anointing to dominion
PENGURAPAN UNTUK MENGUASAI BUMI

Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa… atas seluruh bumi. (Kejadian 1:26)

Selanjutnya Allah memberkati, dan berkata: “Be fruitful and multiply; fill the earth and subdue it; have dominion…” dst (ayat 28).

Mitra Allah di dunia kerja, lihat, Anda dikehendaki Allah untuk menjadi “penakluk dunia Anda”, berbuah-buah dan berlipatganda, memenuhinya dengan otoritas nilai-nilai kerajaannya (band. Markus 16:15-18).

Dalam dunia kerja, sadarilah dan aktifasikanlah otoritas PENGURAPAN ini. Dalam etos kerja Anda, dalam setiap transaksi bisnis Anda, dalam setiap ekspansi usaha Anda, memang Andalah yang dikehendaki Allah untuk menaklukkannya. Ya, bukan untuk yang lain – namun untuk Anda PENGURAPAN yang memampukan itu tersedia!

3 . The Anointing for Creative Miracles
PENGURAPAN UNTUK TERJADINYA KEAJAIBAN-KEAJAIBAN
KREATIF

Bila Anda terus menelusuri Kitab Kejadian, maka Anda dapati kisah keajaiban-keajaiban kreatif terjadi bukan hanya pada masa penciptaan tetapi juga di sepanjang kitab Kejadian, bahkan seluruh Alkitab! Bila Anda – karena Anda kurang suka atau tidak percaya akan keajaiban bermaksud merobek bagian-bagian itu dari Alkitab, maka saya kuatir yang tersisa dari Alkitab Anda hanya tinggal Daftar Isi!

Memang; Allah memang menghendaki orang-orangnya hidup dalam dimensi ini: keajaiban, kreatifitas, mujizat… Mengapa? Sebab, sekali lagi, kita telah dipulihkan sebagai “The image of God”. So, bukan hanya kejadian kita dahsyat dan ajaib – kata Alkitab, tetapi juga sepanjang hidup kita adalah untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang dahsyat dan ajaib. Abraham, Ishak dan Yakub, ke atas mereka nama Allah bangga disebut, menjadi saksi. Perhatikan kisah hidup mereka, ketika mereka mengalami perbuatan-perbuatan yang bukan hanya ‘creative’ tetapi juga sekaligus ‘miracle’; bukan hanya ‘miracle’ tetapi juga sekaligus ‘creative’:

`79; Abraham dan Sara, dalam kondisi usia senja, merindukan kelahiran anak yang dijanjikan Tuhan. Dalam penantian itu, mereka saling memanggil dengan nama sebutan yang kreatif. Sara memanggil suaminya ‘Abraham’ (semula Abram), yang berarti ‘bapa semua orang beriman’; dan Abraham memanggil istrinya (semula bernama Sarai) dengan sebutan ‘Sara’, yang berarti ‘ibu bagi banyak orang’. Suatu tindakan yang creative! Dan saya percaya mereka juga tetap “kreatif dalam hubungan mereka sebagai suami-istri”, sampai ‘miracle’ itu nyata, Ishak lahir.

`79; Ishak, di masa krisis kekeringan (baca Kejadian 26), justru menabur dan menggali kembali sumur-sumur tua Abraham, ayahnya; Dan, anointing yang menyertai creative-nya itu pun mendatangkan miracle baginya, berlipat ganda.

`79; Yakub, berhasil dengan kreatifitas eksperimennya di peternakan Laban, mertuanya. Sekalipun agak badung, sambil Yakub diproses Tuhan hingga namanya perlu diganti menjadi Israel, faktanya anointing itu menyertainya.

Di dunia kerja Anda, hari ini, PENGURAPAN yang sama tersedia; Anointing to do creative miracles… Masalahnya apakah kita menyadari dan siap mengejar, meraih dan mengaktivasikannya. Di masa pencurahan Roh Kudus, di jaman Para Rasul, Alkitab mengkisahkan creative miracles yang terjadi, baik berupa mujizat-mujizat kesembuhan maupun juga terobosan-terobosan sukses para tokohnya di marketplace.

Pada masa pencurahan ‘gelombang ke-2’ Roh Kudus, di awal abad-20, hal yang sama terjadi. Bukan hanya kebangunan rohani ala azuza atau Wales; Tapi pernahkah Anda bayangkan seperti apa kehidupan di bumi hari ini tanpa creative miracles melalui orang-orang seperti Madam Curie, Benjamin Franklin, Isaac Newton, Alexander Graham Bell, Thomas Alva Edison, Luis Pasteur atau Henry Ford?

Hari ini, dalam masa pencurahan ‘gelombang ke-3’, terakhir dan terbesar dari Roh Kudus… Sudah siapkah Anda? (Jacobus S. Wibowo)

©2024 MORE MINISTRY. All Rights Reserved.